Latest Post
Tampilkan postingan dengan label PRODUK PASAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PRODUK PASAR. Tampilkan semua postingan
9/13/2014
PRODUK JERSEY TANAH ABANG
Written By Unknown on 13/09/14 | 9/13/2014
Pasar Tanah Abang, siapa tak kenal dengan dengan pusat grosir dan pusat belanja terbesar di Tanah Air ini. Sebagai pusat grosir, salah satu produk andalannya adalah pakaian.
Berbagai model pakaian disediakan di sini salah satunya adalah seragam sepakbola dari tim kesayangan atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan jersey.
Produk jersey yang dijual di Pasar Tanah Abang bukanlah produk asli, namun tiruan alias KW. Namun jika diperhatikan dari model dan bahannya, sekilas tidak nampak bahwa produk itu adalah produk KW. Produk jersey KW tersebut berasal dari Thailand dan negeri Tirai Bambu Tiongkok. Namun yang lebih banyak di jual adalah produk dari Tiongkok selain harga yang lebih kompetitif, produk yang didatangkan dari Tiongkok memiliki tingkat kemiripan yang lebih baik dengan produk asli yang diproduksi oleh produsen dari Thailand.
Selain produk dari impor terdapat pula produk KW buatan lokal. Walau terbilang jauh lebih murah namun produk KW dari lokal masih jauh dan kalah kualitasnya. Biasanya jersey KW lokal dipasarkan di pasar-pasar tradisional kecil ataupun di kaki lima.
(Syenny Fu/Detik.com)
Berbagai model pakaian disediakan di sini salah satunya adalah seragam sepakbola dari tim kesayangan atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan jersey.
Produk jersey yang dijual di Pasar Tanah Abang bukanlah produk asli, namun tiruan alias KW. Namun jika diperhatikan dari model dan bahannya, sekilas tidak nampak bahwa produk itu adalah produk KW. Produk jersey KW tersebut berasal dari Thailand dan negeri Tirai Bambu Tiongkok. Namun yang lebih banyak di jual adalah produk dari Tiongkok selain harga yang lebih kompetitif, produk yang didatangkan dari Tiongkok memiliki tingkat kemiripan yang lebih baik dengan produk asli yang diproduksi oleh produsen dari Thailand.
Selain produk dari impor terdapat pula produk KW buatan lokal. Walau terbilang jauh lebih murah namun produk KW dari lokal masih jauh dan kalah kualitasnya. Biasanya jersey KW lokal dipasarkan di pasar-pasar tradisional kecil ataupun di kaki lima.
(Syenny Fu/Detik.com)
Label:
PRODUK PASAR
9/13/2014
TANAH ABANG
Mendengar nama Tanah abang tentu membawa pikiran langsung pada sebuah tempat dengan segudang koleksi pakaian dan tekstil dengan harga yang miring.
Berbagai koleksi pakaian, dari mulai busana muslim, pakaian olahraga, setelan resmi untuk acara-acara formal, atau sekedar kaos oblong dan pakaian dalam tersedia lengkap dengan berbagai pilihan kualitas, model maupun harga.
Pamor tersebut sudah tersohor hingga seluruh Indonesia bahkan ke negara tetangga. Hal itu pula yang membuat pelaku usaha di bidang Fashion menggantungkan kelangsungan usahanya di Pasar Tanah Abang.
Tanah Abang bukan hanya sebagai pusat penjualan untuk masyarakat ibu kota, tetapi juga bagi masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.
Tanah abang dapat dikatakan sebagai jantungnya tekstil dan pakaian di Indonesia. Banyak produk dari Tanah Abang ini yang dikirim ke berbagai daerah di Indonesia sesuai pesanan. Hebatnya lagi kini produk Tanah Abang dapat pula dipesan melalui online, para pedagang sanagat menyadari bahwa dizaman serba cepat, teknologi informasi merupakan sarana yang ampuh dalam menunjang pemasaran mereka.
Tanah Abang, Jantungnya Pasar Pakaian dan Tekstil di Indonesia
benar-benar bukan sebuah isapan jempol puncak terjadinya pesanan produk Fashion dari para pelanggan yang menggunakan jasa pengirimannya biasanya terjadi pada 3 bulan menjelang hari raya.
Dengan fakta tersebut, sudah selayaknya agar penyediaan infrastruktur seperti jalan menjadi perhatian dari pemerintah. Karena, dengan adanya infrastruktur yang memadai maka proses pengiriman barang dapat dilakukan lebih efisien.
Tanah Abang tak hanya menawarkan produk-produk pakaian yang dijual secara grosir namun juga secara eceran. Perputaran ekonomi di pasar Tanah Abang sungguh luarbiasa. Tanah Abang bukan saja menghidupi pedagang produk pakaian, namun juga menghidupi pedagang kecil dipinggiran yang menjajakan makanan, minuman dan jajanan. Bahkan bukan itu saja pasar Tanah Abang telah menghidupi para poter (pengangkut barang) yang mengais rezeki disana. Pasar tradisional yang bila ditata dengan baik pasti akan menghasilkan perputaran ekonomi yang luarbiasa. Perputaran keuangan yang banyak sebetulnya terletak di pasar tradisional. Sudah selayaknya pasar tradisional diberikan perhatian yang sungguh-sungguh dan dikelola dengan baik. Andai saja pasar tradisional di manage bagai sebuah pusat perbelanjaan modern baik dari segi manajemen maupun kenyamanan, pasti orang tidak akan enggan untuk mendatangi pasar tradisional. Bukankah Rasullullah saw mengajarkan kepada kita setiap beliau dapat menaklukan suatu daerah selain mesjid yang didirikan, beliau membenahi pasar karena beliau tahu bahwa pasar adalah nadi perputaran ekonomi. (Abya/berbagai sumber)
Berbagai koleksi pakaian, dari mulai busana muslim, pakaian olahraga, setelan resmi untuk acara-acara formal, atau sekedar kaos oblong dan pakaian dalam tersedia lengkap dengan berbagai pilihan kualitas, model maupun harga.
Pamor tersebut sudah tersohor hingga seluruh Indonesia bahkan ke negara tetangga. Hal itu pula yang membuat pelaku usaha di bidang Fashion menggantungkan kelangsungan usahanya di Pasar Tanah Abang.
Tanah Abang bukan hanya sebagai pusat penjualan untuk masyarakat ibu kota, tetapi juga bagi masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.
Tanah abang dapat dikatakan sebagai jantungnya tekstil dan pakaian di Indonesia. Banyak produk dari Tanah Abang ini yang dikirim ke berbagai daerah di Indonesia sesuai pesanan. Hebatnya lagi kini produk Tanah Abang dapat pula dipesan melalui online, para pedagang sanagat menyadari bahwa dizaman serba cepat, teknologi informasi merupakan sarana yang ampuh dalam menunjang pemasaran mereka.
Tanah Abang, Jantungnya Pasar Pakaian dan Tekstil di Indonesia
benar-benar bukan sebuah isapan jempol puncak terjadinya pesanan produk Fashion dari para pelanggan yang menggunakan jasa pengirimannya biasanya terjadi pada 3 bulan menjelang hari raya.
Dengan fakta tersebut, sudah selayaknya agar penyediaan infrastruktur seperti jalan menjadi perhatian dari pemerintah. Karena, dengan adanya infrastruktur yang memadai maka proses pengiriman barang dapat dilakukan lebih efisien.
Tanah Abang tak hanya menawarkan produk-produk pakaian yang dijual secara grosir namun juga secara eceran. Perputaran ekonomi di pasar Tanah Abang sungguh luarbiasa. Tanah Abang bukan saja menghidupi pedagang produk pakaian, namun juga menghidupi pedagang kecil dipinggiran yang menjajakan makanan, minuman dan jajanan. Bahkan bukan itu saja pasar Tanah Abang telah menghidupi para poter (pengangkut barang) yang mengais rezeki disana. Pasar tradisional yang bila ditata dengan baik pasti akan menghasilkan perputaran ekonomi yang luarbiasa. Perputaran keuangan yang banyak sebetulnya terletak di pasar tradisional. Sudah selayaknya pasar tradisional diberikan perhatian yang sungguh-sungguh dan dikelola dengan baik. Andai saja pasar tradisional di manage bagai sebuah pusat perbelanjaan modern baik dari segi manajemen maupun kenyamanan, pasti orang tidak akan enggan untuk mendatangi pasar tradisional. Bukankah Rasullullah saw mengajarkan kepada kita setiap beliau dapat menaklukan suatu daerah selain mesjid yang didirikan, beliau membenahi pasar karena beliau tahu bahwa pasar adalah nadi perputaran ekonomi. (Abya/berbagai sumber)
Label:
PRODUK PASAR
9/13/2014
PASAR BARU SURGA PRODUK MURAH
Tempat ini merupakan pusat perbelanjaan tertua di Jakarta yang terletak di Jalan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Pusat perbelanjaan yang sudah berdiri sejak tahun 1820. Bila ingin berkunjung ke sana, sebaiknya datang dari pagi hari agar dapat dengan puas mengitari area perbelanjaan yang cukup luas ini.
Di sisi kiri dan kanan Jalan Pasar Baru terdapat toko-toko yang menjual berbagai jenis pakaian, tekstil dan tailor, sepatu, bahkan ada juga beberapa department store. Tak hanya itu saja, masih ada beberapa tempat lainnya yang dijamin akan memuaskan keperluan belanja. Beberapa tempat belanja paling menarik di sini diantaranya:
1. Perlengkapan Salon
Bila memasuki kawasan perbelanjaan Pasar Baru, kita akan menemukan satu gedung yang terletak di bagian ujung sebelah kiri jalan dipenuhi toko-toko yang menawarkan perlengkapan salon dengan harga sangat miring. Bagaimana tidak, segala perlengkapan salon, kosmetik dan sebagainya dijual dengan harga sangat miring.
Untuk toning rambut dengan merek L'Oreal, dibandrol seharga Rp 67 ribuan. Ada pula hair dryer yang dijual mulai Rp 75 ribuan. Bagi pecinta curly hair, bisa membeli curling iron atau baby liss yang dijual mulai Rp 70 ribuan hingga Rp 300 ribuan. Pastinya tak hanya itu saja, masih banyak perlengkapan dan produk lainnya yang diberikan dengan harga murah.
2. Pakaian Second
Jika ingin mencari pakaian vintage, segeralah menuju ke area Pasar Baru di gedung Metro Plaza yang terletak di sebelah kanan jalan. Ada sekitar 150 toko di dalamnya yang terletak di lantai tiga, menjual beragam pakaian bekas dari Singapura, Amerika, Korea dan Jepang. Mulai dari pakaian anak-anak, remaja, hingga dewasa dapat dibeli dengan harga yang sangat murah. Pakaian bekas yang dijual ini diberi harga mulai Rp 5 ribu bahkan hingga ratusan ribu.
Untuk rok dijual Rp 10 ribu. Ada juga dasi dengan berbagai motif dibandrol Rp 10 ribu. Untuk dress vintage rata-rata diberi harga Rp 30 ribuan, jangan kuatir kita masih bisa menawarnya. Sementara untuk kaus, rata-rata dibandrol Rp 5 ribuan saja. Ada pula jas yang diobral mulai Rp 50 ribu. Jika ingin mencari coat, setelan jas dan sebagainya dengan harga murah meriah, sebaiknya kita mengunjungi Metro Plaza lantai tiga. Meskipun pakaian tersebut bekas, namun kualitasnya masih terbilang bagus. Yang utama kita harus pintar dalam memilihnya.
3. Sepatu
Berbagai macam toko sepatu ada di kawasan Pasar Baru ini. Ada salah satu toko sepatu yang menawarkan berbagai macam sepatu dan sandal untuk pria dan wanita. Sepatu pantofel pria yang terbuat dari kulit sapi bertali dijual Rp 399 ribu. Untuk sepatu pantofel pria tanpa tali juga dijual dengan harga yang sama Rp 399 ribu. Selop wanita dibandrol Rp 209 ribu. Sementara wedges diberi harga Rp 239 ribu.
Jika ingin mencari berbagai jenis bahan atau tekstil, Pasar Baru inilah tempat yang pas. Mulai dari kain yang mewah bahkan yang biasa sekalipun ada. Bahan mewah untuk membuat kebaya dengan panjang 2 meter setengah bisa dibeli dengan harga Rp 500 ribuan. Adapula bahan yang dimulai Rp 10 ribuan untuk per-meternya.
Ada pula yang menjual bahan dengan sami wool seharga Rp 49 ribu per-meter. Terdapat juga bahan katun Jepang yang dibandrol Rp 29 ribuan per-meternya. Bahan Viscose pun dijual Rp 29 ribu per-meter.
5. Batik
Salah satu gerai yang menjual batik, membandrol baju pria mulai Rp 30 ribuan hingga Rp 45 ribuan untuk batik lengan pendek. Sementara batik untuk anak-anak, dibandrol mulai Rp 25 ribuan hingga Rp 45 ribu. Sedangkan batik pria lengan panjang, dijual mulai Rp 60 ribuan hingga ratusan ribu. Blouse batik wanita dijual Rp 75 ribuan dan untuk daster dibandrol mulai Rp 40 ribuan.(Syenny Fu/berbagai sumber/detik.com)
Di sisi kiri dan kanan Jalan Pasar Baru terdapat toko-toko yang menjual berbagai jenis pakaian, tekstil dan tailor, sepatu, bahkan ada juga beberapa department store. Tak hanya itu saja, masih ada beberapa tempat lainnya yang dijamin akan memuaskan keperluan belanja. Beberapa tempat belanja paling menarik di sini diantaranya:
1. Perlengkapan Salon
Bila memasuki kawasan perbelanjaan Pasar Baru, kita akan menemukan satu gedung yang terletak di bagian ujung sebelah kiri jalan dipenuhi toko-toko yang menawarkan perlengkapan salon dengan harga sangat miring. Bagaimana tidak, segala perlengkapan salon, kosmetik dan sebagainya dijual dengan harga sangat miring.
Untuk toning rambut dengan merek L'Oreal, dibandrol seharga Rp 67 ribuan. Ada pula hair dryer yang dijual mulai Rp 75 ribuan. Bagi pecinta curly hair, bisa membeli curling iron atau baby liss yang dijual mulai Rp 70 ribuan hingga Rp 300 ribuan. Pastinya tak hanya itu saja, masih banyak perlengkapan dan produk lainnya yang diberikan dengan harga murah.
2. Pakaian Second
Jika ingin mencari pakaian vintage, segeralah menuju ke area Pasar Baru di gedung Metro Plaza yang terletak di sebelah kanan jalan. Ada sekitar 150 toko di dalamnya yang terletak di lantai tiga, menjual beragam pakaian bekas dari Singapura, Amerika, Korea dan Jepang. Mulai dari pakaian anak-anak, remaja, hingga dewasa dapat dibeli dengan harga yang sangat murah. Pakaian bekas yang dijual ini diberi harga mulai Rp 5 ribu bahkan hingga ratusan ribu.
Untuk rok dijual Rp 10 ribu. Ada juga dasi dengan berbagai motif dibandrol Rp 10 ribu. Untuk dress vintage rata-rata diberi harga Rp 30 ribuan, jangan kuatir kita masih bisa menawarnya. Sementara untuk kaus, rata-rata dibandrol Rp 5 ribuan saja. Ada pula jas yang diobral mulai Rp 50 ribu. Jika ingin mencari coat, setelan jas dan sebagainya dengan harga murah meriah, sebaiknya kita mengunjungi Metro Plaza lantai tiga. Meskipun pakaian tersebut bekas, namun kualitasnya masih terbilang bagus. Yang utama kita harus pintar dalam memilihnya.
3. Sepatu
Berbagai macam toko sepatu ada di kawasan Pasar Baru ini. Ada salah satu toko sepatu yang menawarkan berbagai macam sepatu dan sandal untuk pria dan wanita. Sepatu pantofel pria yang terbuat dari kulit sapi bertali dijual Rp 399 ribu. Untuk sepatu pantofel pria tanpa tali juga dijual dengan harga yang sama Rp 399 ribu. Selop wanita dibandrol Rp 209 ribu. Sementara wedges diberi harga Rp 239 ribu.
Jika ingin mencari berbagai jenis bahan atau tekstil, Pasar Baru inilah tempat yang pas. Mulai dari kain yang mewah bahkan yang biasa sekalipun ada. Bahan mewah untuk membuat kebaya dengan panjang 2 meter setengah bisa dibeli dengan harga Rp 500 ribuan. Adapula bahan yang dimulai Rp 10 ribuan untuk per-meternya.
Ada pula yang menjual bahan dengan sami wool seharga Rp 49 ribu per-meter. Terdapat juga bahan katun Jepang yang dibandrol Rp 29 ribuan per-meternya. Bahan Viscose pun dijual Rp 29 ribu per-meter.
5. Batik
Salah satu gerai yang menjual batik, membandrol baju pria mulai Rp 30 ribuan hingga Rp 45 ribuan untuk batik lengan pendek. Sementara batik untuk anak-anak, dibandrol mulai Rp 25 ribuan hingga Rp 45 ribu. Sedangkan batik pria lengan panjang, dijual mulai Rp 60 ribuan hingga ratusan ribu. Blouse batik wanita dijual Rp 75 ribuan dan untuk daster dibandrol mulai Rp 40 ribuan.(Syenny Fu/berbagai sumber/detik.com)
Label:
PRODUK PASAR
9/13/2014
INVESTASI PASAR MODAL
Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No 8 Tahun 1995, instrumen atau produk yang diperdagangkan di pasar modal disebut dengan Efek. Apabila didefinisikan, Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari Efek. Instrumen yang paling populer di pasar modal adalah saham.
Saham merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang tercatat di bursa efek. Indonesia saat ini memiliki satu bursa efek, yakni Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang tercatat di bursa atau yang menawarkan efek di bursa disebut juga emiten. Investor atau pihak yang berinvestasi saham bisa membeli saham melalui penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) atau membeli di bursa efek atau disebut dengan pasar sekunder.
Untu saat ini, kurang kebih ada sekitar 480 emiten yang sahamnya tercatat di BEI dan saham tersebut bisa diperjualbelikan oleh investor. Seorang investor memiliki potensi keuntungan berupa selisih harga beli dan jual saham (capital gain) dan dividen yang dibagikan oleh emiten setiap tahun sesuai kesepakatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Selain saham adapula yang namanya obligasi. Obligasi adalah surat berharga yang berisi kontrak antara pemberi dana yaitu investor yang membeli obligasi, dan pihak yang memperoleh dana, yaitu emiten. Emiten yang menerbitkan obligasi akan membayar bunga atau kupon secara periodik kepada investor yang menjadi pemegang obligasi (bond holder). Sama seperti saham, obligasi dapat dibeli di pasar perdana, yaitu saat obligasi tersebut ditawarkan pertama kali, atau membeli di pasar sekunder ketika sudah dicatat di BEI.
Berbeda dengan saham yang akan terus tercatat di bursa, kecuali emiten mengajukan go private, obligasi ada masa jatuh tempo. Ketika jatuh tempo, maka nilai pokok obligasi akan dibayarkan kepada investor. Saat jatuh tempo, otomatis obligasi tersebut tidak lagi tercatat di BEI. Investor memiliki potensi keuntungan membeli obligasi dari capital gain, dan keuntungan bunga (kupon).
Berdasarkan penerbitnya, ada dua macam obligasi, yaitu obligasi korporasi yang diterbitkan perusahaan atau emiten, dan obligasi yang diterbitkan pemerintah yang dikenal dengan Surat Berharga Negara (SBN). Ada berbagai macam SBN diantaranya Surat Utang Negara (SUN), Obligasi Ritel Indonesia (ORI), dan Sukuk atau Obligasi Syariah.
Apabila kita ingin berinvestasi di pasar bursa dibutuhkan nilai investasi yang cukup besar. Pembelian saham minimal harus 1 lot yang mewakili 100 lembar saham. Sementara obligasi korporasi rata-rata minimal pembelian Rp1 miliar sehingga yang biasanya menjadi pembeli adalah investor institusi. Sementara investor individu atau ritel bisa membeli ORI dengan minimal pembelian Rp5 juta.
Instrumen investasi berikutnya adalah reksa dana. Reksa dana dikelola manajer investasi. Pengelola inilah yang berinvestasi pada efek di pasar modal dari kumpulan dana milik investor. Manajer investasi menawarkan reksa dana dalam bentuk unit penyertaan (UP). Rata-rata manajer investasi menawarkan pembelian reksa dana minimal Rp100 ribu. Reksa dana bisa dibeli melalui manajer investor yang mengelola reksa dana, atau melalui bank yang menjadi agen penjual reksa dana. Sama seperti instrumen pasar modal lainnya, reksa dana bisa dibeli (subscription) atau dijual kembali (redemption) kepada manajer investasi. Pengelolaan reksa dana dibuat berdasarkan kontrak investasi kolektif (KIK) antara manajer investasi dan bank kustodian. Peran bank kustodian adalah mengadministrasikan dan menyimpan dana investor reksa dana, sementara manajer investasi sebagai pengelola dana.
Reksa dana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka. Reksa dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal terbatas, atau yang mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas.
Hal yang paling penting dan diingat adalah produk investasi memiliki risiko masing-masing. Dalam berinvestasi ada istilah “high risk, high return dan low risk, low return”, semakin besar potensi keuntungan, semakin besar pula risiko kerugian. (abya/okezone.com)
Saham merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang tercatat di bursa efek. Indonesia saat ini memiliki satu bursa efek, yakni Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang tercatat di bursa atau yang menawarkan efek di bursa disebut juga emiten. Investor atau pihak yang berinvestasi saham bisa membeli saham melalui penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) atau membeli di bursa efek atau disebut dengan pasar sekunder.
Untu saat ini, kurang kebih ada sekitar 480 emiten yang sahamnya tercatat di BEI dan saham tersebut bisa diperjualbelikan oleh investor. Seorang investor memiliki potensi keuntungan berupa selisih harga beli dan jual saham (capital gain) dan dividen yang dibagikan oleh emiten setiap tahun sesuai kesepakatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Selain saham adapula yang namanya obligasi. Obligasi adalah surat berharga yang berisi kontrak antara pemberi dana yaitu investor yang membeli obligasi, dan pihak yang memperoleh dana, yaitu emiten. Emiten yang menerbitkan obligasi akan membayar bunga atau kupon secara periodik kepada investor yang menjadi pemegang obligasi (bond holder). Sama seperti saham, obligasi dapat dibeli di pasar perdana, yaitu saat obligasi tersebut ditawarkan pertama kali, atau membeli di pasar sekunder ketika sudah dicatat di BEI.
Berbeda dengan saham yang akan terus tercatat di bursa, kecuali emiten mengajukan go private, obligasi ada masa jatuh tempo. Ketika jatuh tempo, maka nilai pokok obligasi akan dibayarkan kepada investor. Saat jatuh tempo, otomatis obligasi tersebut tidak lagi tercatat di BEI. Investor memiliki potensi keuntungan membeli obligasi dari capital gain, dan keuntungan bunga (kupon).
Berdasarkan penerbitnya, ada dua macam obligasi, yaitu obligasi korporasi yang diterbitkan perusahaan atau emiten, dan obligasi yang diterbitkan pemerintah yang dikenal dengan Surat Berharga Negara (SBN). Ada berbagai macam SBN diantaranya Surat Utang Negara (SUN), Obligasi Ritel Indonesia (ORI), dan Sukuk atau Obligasi Syariah.
Apabila kita ingin berinvestasi di pasar bursa dibutuhkan nilai investasi yang cukup besar. Pembelian saham minimal harus 1 lot yang mewakili 100 lembar saham. Sementara obligasi korporasi rata-rata minimal pembelian Rp1 miliar sehingga yang biasanya menjadi pembeli adalah investor institusi. Sementara investor individu atau ritel bisa membeli ORI dengan minimal pembelian Rp5 juta.
Instrumen investasi berikutnya adalah reksa dana. Reksa dana dikelola manajer investasi. Pengelola inilah yang berinvestasi pada efek di pasar modal dari kumpulan dana milik investor. Manajer investasi menawarkan reksa dana dalam bentuk unit penyertaan (UP). Rata-rata manajer investasi menawarkan pembelian reksa dana minimal Rp100 ribu. Reksa dana bisa dibeli melalui manajer investor yang mengelola reksa dana, atau melalui bank yang menjadi agen penjual reksa dana. Sama seperti instrumen pasar modal lainnya, reksa dana bisa dibeli (subscription) atau dijual kembali (redemption) kepada manajer investasi. Pengelolaan reksa dana dibuat berdasarkan kontrak investasi kolektif (KIK) antara manajer investasi dan bank kustodian. Peran bank kustodian adalah mengadministrasikan dan menyimpan dana investor reksa dana, sementara manajer investasi sebagai pengelola dana.
Reksa dana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka. Reksa dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal terbatas, atau yang mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas.
Hal yang paling penting dan diingat adalah produk investasi memiliki risiko masing-masing. Dalam berinvestasi ada istilah “high risk, high return dan low risk, low return”, semakin besar potensi keuntungan, semakin besar pula risiko kerugian. (abya/okezone.com)
Label:
PRODUK PASAR
9/02/2014
PRODUK INDONESIA YANG DIMINATI DI MALAYSIA
Written By Unknown on 02/09/14 | 9/02/2014
Dalam pameran ke-11 Malaysia
International Halal Showcase (MIHAS) 2014 yang berlangsung pada 9-12 April,
produk dari Indonesia begitu diminati, ini terlihat dari besaran transaksi yang
dicapai pada pameran tersebut dimana pada tahun ini nilai transaksi Indonesia dalam
pameran mencapai 2 juta dolar AS. Jauh dibandingkan tahun lalu senilai 500 ribu
dolar AS.
Jenis
produk yang banyak diminati terdiri dari kosmetik, kopi, cokelat bubuk,
kerupuk, hingga bumbu instan. Produk kosmetik dan busana muslim Indonesia juga
berpotensi melakukan kerja sama dengan Parkson, salah satu departemen store
terbesar di Malaysia. Saat ini sedang berencana mengembangkan segmen pasar
konsumen muslim.
Saat ini pasar produk halal secara global sedang tumbuh dan menjadi tren. Hal ini cukup menarik minat pelaku industri dunia. Dalam pameran terlihat banyak partisipasi dari negara mayoritas non muslim dibandingkan tahun lalu.Tren produk halal berkembang seiring peningkatan permintaan dunia. Selain itu juga sejalan dengan jumlah penduduk muslim dunia yang mencapai 2 miliar atau 23 persen dari penduduk dunia. Pola konsumsi masyarakat yang saat ini juga telah berubah mendukung produk halal menjadi tren makanan yang dicari.
Dengan potensi pasar yang begitu besar ini tentunya membuka peluang bagi kita agar dapat bersaing di dunia luar, hal ini tentunya menambah semangat baru bagi pelaku usaha Indonesia dan menjadi sebuah arah kebijakan jangka panjang untuk segera dapat menerobos celah peluang usaha yang luas ini.
Saat ini pasar produk halal secara global sedang tumbuh dan menjadi tren. Hal ini cukup menarik minat pelaku industri dunia. Dalam pameran terlihat banyak partisipasi dari negara mayoritas non muslim dibandingkan tahun lalu.Tren produk halal berkembang seiring peningkatan permintaan dunia. Selain itu juga sejalan dengan jumlah penduduk muslim dunia yang mencapai 2 miliar atau 23 persen dari penduduk dunia. Pola konsumsi masyarakat yang saat ini juga telah berubah mendukung produk halal menjadi tren makanan yang dicari.
Dengan potensi pasar yang begitu besar ini tentunya membuka peluang bagi kita agar dapat bersaing di dunia luar, hal ini tentunya menambah semangat baru bagi pelaku usaha Indonesia dan menjadi sebuah arah kebijakan jangka panjang untuk segera dapat menerobos celah peluang usaha yang luas ini.
Sementara itu jika melihat total
perdagangan antara Indonesia dan Malaysia ini, kedua negara tersebut sebesar 19
miliar dolar AS dari semua sektor industri. Sehingga membuat Indonesia menjadi
negara sumber impor ke enam dan negara tujuan ekspor ke sembilan bagi Malaysia.
Besarnya potensi ini semakin menjanjikan mengingat keduanya merupakan negara
dengan penduduk mayoritas muslim.(sy/ sumber:republika.co.id)
Label:
PRODUK PASAR









